Kamis, 22 Desember 2011

Medium Rain

Oke, saya tidak akan bilang bahwa ini adalah quick update. Terlalu sering saya melewatkan kesempatan mengepos sesuatu yang lebih memiliki "konten", bisa-bisa dibunuh oleh penggemar blog ini. Berhubung penggemar blog ini bukan bonek, atau hooligan, atau penggemar cricket di Asia Selatan yang hardcore, tentunya saya masih hidup di sini dan mencoba menuliskan hal-hal yang lebih menarik.

Pertama-tama, apa sajakah yang telah terjadi di kala selang waktu saya tidak menulis blog ini? Banyak, mungkin kalau kata orang Jawa Timur jadi buanyak. Terakhir saya menulis kalau tidak salah 17 November, satu hari sebelum ujian semester 3 saya dimulai. Hasilnya? Jangan ditanya. Karena akan saya beritahu tanpa ditanya. Bisa dibilang buruk, dibandingkan performa saya semester-semester sebelumnya maupun dibandingkan teman-teman saya (jangan ditiru ya). Hobi tidur saya benar-benar membludak semester ini, mungkin se membludak beberapa teman-teman SMA saya. Semester depan harus lebih baik? Tentu saja, kalau tambah buruk nanti buruknya tidak ketulungan (bahasa macam apa ini -___-).

Okay, enough with grades. People are not interested with a failure stories (that's why they always publish some success stories of someone), nor they care with good grades (it is just a grades, not a success stories). Terus liburan ini ini melakukan apa saja? Insya Allah ini jadi liburan yang paling tidak produktif yang akan saya lakukan. Nilai plus liburan ini saya rasa adalah silaturahmi. Mencoba mengkontak teman-teman yang dulu cukup dekat, via facebook saja sih tapi mungkin lebih baik daripada tidak. Atau simply menghabiskan waktu di rumah dengan keluarga, since they are one of the most thing we take for granted in life (indeed). Good things happened to us, so did bad things. I think that is how Allah teach us about life.

As my personal development, I have got a lot of things to comment. Firstly, about my attitude to my gmail account. My gmail account is used for non-academic email by the way. Rasanya sangat berat untuk membuka sepatah surat di akun tersebut. Lain halnya dengan email untuk hal-hal yang berurusan dengan kegiatan akademik, saya sangat eager untuk membukanya. I feel like running away from my problems. We shouldn't do it anyway. Now or later, all the tasks need to be done. Dan akhir-akhir ini rasanya ingin menjadi manusia yang lebih positif. Cara pertamanya dengan tersenyum, harapannya bisa mengeluarkan muka a la di komik-komik dengan mata seperti dua garis lengkung dan mulut garis lengkung dengan arah lengkungan yang berlawanan. Namun karena sifat dasar saya yang seperti ini, expectation vs reality bisa dilihat sendiri. Hasilnya senyumnya terasa lebih mirip dengan :
Courtesy of Tite Kubo for this awesome character.
Super antagonis. Sulit diapa-apakan sih, yang penting niatnya.

Cukup panjang tampaknya karena kalap sudah lama tidak mengepost. Pada akhirnya saya tidak takut gagal. Tidak juga takut menjadi pecundang. I am just afraid of mediocrity on myself. Terimakasih banyak kepada Allah SWT yang telah memberikan kesempatan menulis panjang akhir tahun, Rasulullah SAW yang rasanya butuh usaha jauh lebih banyak bagi saya untuk lebih bersyukur atas peranan beliau secara langsung, keluarga yang selalu ikhlas akan kedatangan dan kepergian saya, teman-teman yang "lucu" dan selalu memberikan hiburan dalam bentuk drama kehidupan.  Ini cheesy banget sih, tapi saya harap bisa memberikan beberapa insight dan manfaat bagi pembacanya. Semoga tahun depan kita semua jadi makhluk yang lebih baik lagi, wassalam.

Kamis, 17 November 2011

Update Singkat Sebelum Isya

Besok sudah masuk final exam pertama di semester ini. Kalau dipikir-pikir banyak yang sudah terjadi, dari exam period yang dulu sampai exam period yang sekarang. Dan sekarang, saya sudah memilih untuk menjadi geek sempurna. Karena satu dan lain hal. Mungkin akan mencoba mengexplore hal-hal baru semacam perjalanan mencari jati diri yang ada di komik-komik. Semoga saja tidak salah jalan.

Senin, 14 November 2011

Rain of Negativity

Yep, that should be my new header for this blog but I am just too lazy to change the header. Anyway, exam is coming really soon and this semester was superb. Why superb? Too many thing I want to express actually.


Just pray the best for my exam, I don't ask for A's. But I hope the best for me will be A+'es (YOU WISH). Have not really study that well due to several reason. Will be having a vacation to Japan this coming December, and going back home after that.



I miss my home seriously. Simply because it is 'home', and not a mere 'house'.


Human sized Baby Beel from Beelzebub, Anime Festival Asia '11

Anything I want to add? Not really. Just want to share it with you.

Minggu, 30 Oktober 2011

Lama Tidak Curhat

Cukup lama sih memang tidak curhat, hidup rasanya belum pernah sesibuk ini (dan menariknya tiap saat saya selalu merasa tidak pernah sesibuk ini). Dan ingin ganti template blog yang idenya muncul tiba-tiba pada saat lecture, menarik kan? Sabar sedikit deh, semoga saya bisa come up dengan sesuatu yang menarik.

Senin, 17 Oktober 2011

Collapsed

I think some of the most interesting phenomenon of quantum mechanics is the collapse of wave function. Imagine that our mind as an electron described in a wave function, traveling freely around certain regions, or even flows until infinity with lower probability. It must be centered mostly at certain places and it is most probable to see what is in your mind around that region, however there is still Heisenberg Uncertainty Principle that makes it more uncertain.



Let's say that you make a measurement (or in this case as a guess/try) by focusing your mind and start doing on certain thing. And you find the electron (assume that this is your interest that actually correspond to your mind, heart and physical ability, and it does not need to be located in the most probable area some medical student might find her "electron" around entertainment area and it does not contradicts the law) it means that he/she will find the that is the place that the "electron" should belong. And if you have find the "electron" there and you make another measurement right after you find the electron, you must also find the electron in the same place. And hence the wave function collapsed, it will only remains a delta function in that specific places. And his/her passion and dream are focused there, to the infinity.

Quantum mechanics is always philosophical, yes it is. And I hope all of us can find the "electron" and makes the probability to be 1. And I am in the way on collapsing my wave function.

#Read Quantum Mechanics or simply  Wave Function on Wikipedia might helps.

Sabtu, 01 Oktober 2011

Terasing

Terasa kok, bahwa blogspot makin sepi. Blog saya juga. Which is good or bad? Kita sendiri yang menentukan. Saya pribadi sih karena memang hanya pingin menulis apa adanya merasa begitu-begitu saja. Tapi diam-diam kalau ada satu comment dari manusia macam apapun pasti senang-senang saja. Agak munafik sih, tapi berhubung definisi munafik jauh dari yang satu itu bukan masalah.

Ngomong-ngomong kehidupan, lagi super hectic. Rasanya kata hectic sangat sering dipakai, terlalu sering malah. Berhubung saya sedikit menganut budaya hipster jadinya saya merasa menggunakan kata-kata tersebut sebelum populer dipakai oleh manusia Indonesia. Yang namanya midterm test, pe-er, lab report maupun tugas keorganisasian banyaknya SEJUBEL. Yeah, SEJUBEL. Dan rasanya dunia ini tidak begitu akrab dan ramah dalam membantu kita kepada kesuksesan selain teman dekat kita. Apa karena itu kita harus introspeksi? Bisa jadi.

Ngomong-ngomong lagi, daripada tulisan lengthy macam ini. Gambar-gambar kiyut di tumblr jauh lebih ngetren akhir-akhir ini. Indeed.

Sabtu, 17 September 2011

Too Philosophical Too Answer

I do not really consider these circumstance to be harsh. There are just too many questions that I could not answer right now. I would blame all the capitalist who try to improve our welfare needs by injecting growth hormone to all those chicken and cattle. As I could remember the text on my elementary school book, teenagers is the age when you questions all things about life. And now, in my late teenage years I am questioning things here and there. I should have done it before, at least three years ago and not now. That is why I blame those people, for making something wrong in my hormonal system. By the way, do not take all my writing so seriously. Imagine that you are having a chat with a very random person while reading it, indeed I am.

When you choose to read an article on this blog, it does mean that you have chosen to open the box. Yes, the box which lies a cat in it's life-death duality. Not very emotional, but this is not my best state of my life and yes I have become a... I do not know what to say. If you are a Muslim then you know what kind of people whose today's quality is less than yesterday's. Many things to develop yet have not found the answer. And true that human being do not know what is good and what is bad for themselves. Then who knows what is good and what is bad? I suppose you know what is the answer. Shoot, this is the most abstract abstract I have made. Hope this post is beneficial and you could understand a glimpse more about me (why do you need to know about me after all haha).

Rabu, 14 September 2011

Equilibria

People change! Tampaknya frase tersebut sudah digunakan di tulisan-tulisan tahun 90-an di Indonesia. Tapi fakta bahwa frase terebut tetap punya arti yang luar biasa penting tidak bisa dipungkiri lagi. Lagipula pada dasarnya semua hal berubah, manusia juga.

Mungkin selama ini kita terlalu banyak berinteraksi dengan diri kita sendiri, sampai-sampai kita lupa dengan bagaimana kita sendiri telah berubah. Cukup relatif memang perubahan yang terjadi berapa banyak, tergantung juga diambil acuan tahun berapa. Ya kalau acuannya dari umur lima tahun sampai lima belas tahun sih manusia berubahnya luar biasa tidak ketulungan, bentuknya berubah, mulai ngelawan orang tua, mulai males-malesan, dan lain sebagainya. Tentu saja tidak semua perubahan yang kita alami buruk, atau mungkin malah secara umum perubahan yang kita alami baik. Banyak orang yang baru jadi alim pada saat dewasa, atau jadi percaya diri setelah melewati ini dan itu.

Saya sendiri, berubah.

Tidak bilang lebih baik atau lebih buruk. Hanya bilang berubah. Bahkan dalam satu tahun ini. Ingat betul saya bahwa dulu saya manusia yang ingin mengejar excellency di satu bidang spesifik. Dengan cita-cita yang luar biasa jelas. Jadi scientist  di bidang fisika makanya saya kuliah fisika. Setelah masuk dunia kuliah, tetap merasa itu hal yang paling feasible sih, tapi rasanya dunia terlihat lebih luas daripada sebelumnya. Efek sampingya? Hidup relatively lebih tidak fokus, tapi begitu banyak bidang yang "setidaknya" saya bisa melakukannya. Intinya jadi labil cita-cita dan galau cinta *apadeh*.

Ada yang bilang perubahan terjadi karena adanya ketidakseimbangan. Misal, orang berubah jadi rajin dari pemalas karena dia melihat adanya ketidakseimbangan antara nilai yang dia dapat dengan harapannya. Atau bahkan revolusi prancis juga terjadi karena rakyat merasa adanya ketidakseimbangan dengan pemerintahnya. Equilibrium tidak hanya ada satu yang pasti, banyak titik-titik lainnya dimana orang bisa mencapai keseimbangannya. Panjang juga post kali ini, karena ngantuk mari kita sudahi bincang-bincangnya kali ini.

Kamis, 08 September 2011

La Petite Reunion

I feel like meeting some people, whom I often talked with in the past. And definitely not anymore, simply because we do not meet that often these days. No need to have a lengthy conversation, a simple tea break conversation will do. And hey, I have just met some of them!

But they are just in my dream anyway.

Literally dream, do not think it as my goal or whatever. I really wonder what happen to them right now?

Selasa, 06 September 2011

Nyam nyam nyam..

Feel like munching something, preferably some kind of troubles. Why troubles? Because they will disappear after you much them. Quite absurd isn't it? It is indeed.

Selasa, 30 Agustus 2011

Idul Fitri

Yo, pertama-tama mau mengucapkan selamat Idul Fitri 1432 Hijriah ya. Karena di Indonesia baru besok sementara di Singapura sudah hari ini kemarin belum berminat mengepost tulisan apa-apa. Ngomong-ngomong bagaimana ramadhan anda? Ramadhan saya sendiri kalau boleh digambarkan hanya dengan satu kata, akan digambarkan dengan kata :

EPIC.

Kenapa epic? Mengikuti cukup banyak kegiatan yang menyita komitmen dan juga waktu di bulan ramadhan ditambah dengan negara sekuler standar yang tidak memberi keringanan di bulan ramadhan untuk urusan akademis membuat hidup terasa lebih menantang. Di bulan kemarin luar biasa banyak pengalaman-pengalaman baru, terutama pengalaman untuk menentukan pilihan. Kurang berminat untuk securhat itu juga sih untuk menceritakan pilihan apa yang harus dipilih. Sangat berharap menemui bulan yang semenarik ini, walaupun di sisi lain ibadahnya jadi lebih terbengkalai.
Terus justru di akhir-akhir usia remaja ini (saat umur dalam bahasa Inggris masih ditambahkan embel-embel teen) malah rasanya hal-hal yang berbau adolescent lebih teramplifikasi, terutama sama yang namanya menye-menye. Lagi-lagi tidak berminat untuk cerita lebih detail tentang itu sih, tapi rasanya cukup tidak nyaman untuk bertambah tua tanpa bertambah dewasa. Update kali ini sekian dulu, semoga bisa menentukan yang terbaik.

Selasa, 16 Agustus 2011

Green Leaf

Ditulis satu kalimat satu baris ya, biar (sok) artistik :p

Bulan ramadhan tapi ga kerasa-kerasa amat.

Kurang banyak ibadah dan cukup sibuk urusan duniawi.

Semoga urusan duniawinya bermanfaat buat orang lain dan ada perhitungannya sendiri.

But still, kurang banyak ibadah ya kurang banyak ibadah aja.

Belajar juga tidak sesempat itu, alhamdulillah things masih sangat manageable.

Terus lagi milih-milih cca, khawatir terlalu sibuk dalam hal-hal yang ternyata ga guna.

Udah ada pilihan sih, tinggal mungkin dimantapkan atau dikurangi.

Jujur aja jadi super bingung sama yang namanya life plan dan juga cita-cita besar.

Mungkinkah masih ada waktu untuk pondering?

Saya harap masih.

Dan firasat akhir-akhir ini merasa lebih ingin excel di cca daripada akademis.

Nah lho, cita-cita berubah lagi.

Pinginnya sih jadi excel secara seimbang tidak hanya di satu area (kiasu)

Terus kenapa judulnya green leaf?

Padahal project kemarin tentang brown seaweed.

Mau disudahi?

Terimakasih sudah membaca.

Selasa, 09 Agustus 2011

Kono Hoshi ni Will Keep Rotating and Revolving

Judulnya aneh ya, tapi ini hanya semacam update untuk blog yang sudah lama tidak saya tulis. Banyak hal yang terjadi, dan sekarang bulan ramadhan rasanya ingin mengeshare beberapa hal yang (mungkin) menarik.

1. Saya pindah kamar lho!
Pindah kemana? Ke hall 4, yang menurut pendapat saya pribadi termasuk ke dalam top 3 hall paling tidak nyaman di NTU. Dibandingkan dulu hall 8 yang relatively lebih bersih (kelihatannya), lebih open, dan dengan toilet yang ber-eco washer hall 4 terasa lebih inferior. Keuntungannya adalah kamar yang sekarang jauh lebih besar dan tampaknya bisa di-squat dengan nyaman oleh dua penghuni lain dan dekat dengan SPMS. Pingin menulis hal lucu tentang kamar ini sayangnya tidak ada yang lucu, ya sudahlah di syukuri saja.

2. Bulan ramadhan ini beda dari biasanya.
Karena ini pertama kalinya saya tidak menghabiskan waktu sehari pun untuk berpuasa di rumah sendiri. Tahun lalu masih sempat melewatkan ramadhan di rumah sendiri selama 20 hari kurang lebih. Dan hal-hal yang kurang enak lainnya adalah fakta bahwa di Singapura memang kurang terasa suasana ramadhan dibandingkan di Indonesia. Terlepas dari itu, pengalaman memberi makan seluruh siswa muslim NTU (dimana yang datang mayoritas adalah anak-anak Indonesia yang tidak mau keluar uang untuk buka puasa atau nama lainnya cheapo :p) setiap hari digabungkan dengan mengurus orientasi untuk mahasiswa baru yang mayoritas peserta maupun panitianya tidak menjalankan ibadah saya (memang berbeda keyakinan, mohon dihargai) ditambah lagi mengerjakan acara yang sudah jadi tradisi selama lebih dari satu dekade mungkin memang luar biasa. Tapi di sisi lain merasa menyesal juga dengan fakta bahwa kurangnya saya meluangkan waktu untuk beribadah. Apakah hal yang saya kerjakan bisa disebut ibadah juga? Saya harap begitu. Yang pasti, malam terasa lebih panjang, dan saya merasa zombified karena kurang tidur di hari biasa.

3. Well, semester baru.
Singkat saja, intinya pelajaran year 2 susah dibandingkan dengan pelajaran year 1. Harus belajar ekstra, dan lebih rajin untuk mengikuti kegiatan belajar-mengajar secara formal. Terus mulai ikut research group juga, jadi makin banyak menghabiskan waktu luang untuk hal-hal yang (harusnya) bermanfaat.

Segitu saja dulu, walau apapun yang saya tulis bumi tetap akan berputar seperti biasa. Apa iya? Jangan-jangan perputarannya melambat setelah saya post tulisan ini

Minggu, 31 Juli 2011

Definitely Wow!

Why wow-ing now? Because starting from today we are entering the ramadhan month (Y)!!!! Bulan yang menurut seluruh umat Islam di dunia ini sebagai bulan suci. Dimana ibadah didirikan dimana-mana dan malam terasa lebih panjang dan less menye. Buat saya ini waktu paling tepat untuk membuat resolusi, bagaimana dengan anda? Oh, ngomong-ngomong tulisan saya makin terlihat seperti anak baik-baik yang normal ya? Percayalah diri saya tidak seperti itu, at least tidak seperti bagian "normal"nya. Ramadhan kali ini saya tidak berharap lebih dari peningkatan kualitas diri (emangnya mau ngarep apalagi -___-). Sangat mungkin sih berharap pahala dan sebagainya, tapi kalau berharap peningkatan kualitas diri seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah hal-hal baik lainnya biasanya mengikut dengan sendirinya (kecuali Allah berkehendak lain dengan memberikan pelajaran misalnya). Pokoknya selamat ramadhan deh, ya kira-kira itu saja.

Minggu, 17 Juli 2011

Some People Just Don't Learn

That's it. Lagi males nulis bener-bener gara-gara itu nyam..

Senin, 11 Juli 2011

Misleading

Oh, post yang terakhir sebelum ini benar-benar hanya latihan menulis. Pingin mencoba bikin tulisan singkat yang feelingnya terasa, walaupun diinspirasi oleh kejadian nyata mirip yang rasanya beda sama sama sekali. Kenapa judulnya five senses? Karena tulisan deskriptif yang baik harus bisa terbayangkan oleh kelima indera kita(menurut saya).

Minggu, 10 Juli 2011

Five Senses

He knows exactly that nine o'clock was quite late for a not-so-big city. But the presence of a couple hundred person being in an atrium watching ethnic performances keeps his feet stand still. It is not about the crowd actually, the show is simply interesting. The sound of sundanese gamelan keep echoing in his brain while a stand up comedy is being played. And the temperature was quite cold for him, around the same with the lab he is used to but plus some wind breeze.
He enjoys the show for quite a while after he decided to go home. "I am going home soon", he received a message. "Can we meet a while?", he replied. Both of the party leave the show earlier than the others. He is meeting a girl, someone whom he have known for quite a long time. They finally meet, not far from the place they watch the show and heading towards the carpark. The girl is being accompanied with two other girl, which is also his friend. "Hey, how was it?", the boy is trying to start a conversation. "Do you know how I miss you so much?", the girl changes the topic suddenly and of course with casual manner. "Same here, can we meet the day after tomorrow?", expresses him. "Not sure, we'll see later", replied the girl. They talk about korean music and some chit-chat to break the silence around him, with the other two girls of course. And finally they reach their destination, a white city car with it's machine on. The girl ask, "How about some hugs?". The boy is not sure about that, he does not seem to be ready for that. "Give me high ten then", the girl ask one more. "Definitely", nod the boy. He gives the girl a high ten then. They know that they still want to meet each other, however they need to part of. The boy open the backdoor of the car, and fully awaken the girl who was sleeping inside the car. Well, the two girls mentioned earlier are the one who actually wake her up. And the boy take a seat behind the girl whose totally conscious now.

Senin, 04 Juli 2011

Bukan Sulap Bukan Sihir

Apa anda pernah menghabiskan beberapa saat di Indonesia pada sekitar tahun 90-an? Kalau iya sepantasnya anda sering mendengar kalimat judul di atas "Bukan sulap, bukan sihir". Kalimat tersebut biasanya diucapkan oleh pesula-like person yang muncul di layar kaca stasiun televisi swasta anda. Terus, hal yang paling bikin penasaran adalah kalau itu bukan sulap dan bukan juga sihir, ITU APAAN DONG? Silakan dijawab sendiri, makna tersiratnya juga silakan diinterpretasikan sendiri (kalau ada loh ya).

Minggu, 03 Juli 2011

Vertices

My life is currently on its vertex. Gitu deh pokoknya, doakan bisa selesai ya masalahnya. GRWRL

Kamis, 30 Juni 2011

Do You Want Me to Paint the Plastic to be Green?

Satu atau dua dekade belakangan ini yang namanya "Go Green" lagi nge-trend, ya kita harap saja itu bukan aksi yang didasari keinginan secara impulsif. Salah satu falsafah yang paling umum digunakan adalah konsep 3R. Yaitu reduce, reuse dan juga recycle. Reduce sendiri dalam konteks ini berarti mengurangi penggunaan. Apabila memang sumber daya kita terbatas, salah satu cara terbaik untuk menghematnya adalah dengan mengurangi pemakaian. Ya sangat make sense sih, tidak jauh beda konsepnya dengan menabung pendapatan untuk disimpan di kemudian hari. Konsep berikutnya adalah Reuse yang berarti menggunakan benda tersebut lebih dari sekali. Misalnya apabila sudah selesai menonton televisi, televisinya jangan dibuang. Oke, contoh kali ini irrelevant tapi saya harap anda mengerti (sayangnya uang tidak bisa di re-use, bisa sih kalau habis bayar makanan uangnya kita ambil lagi). Terakhir recycle, mendaur ulang suatu barang yang sudah dipakai untuk dijadikan produk lainnya untuk mengurangi peluang terbuangnya material yang masih bisa diselamatkan kira-kira (wikipedia Bahasa Inggri dengan terjemahan super ngaco). Pertanyaannya sekarang adalah, sebatas apakah konsep ini bisa diterapkan pada kehidupan kita?

Sudah cukup kita berbasa-basi dalam satu paragraf introduction di atas. Saya mau mengajak anda untuk berpikir dengan konsep tersebut pada hal-hal yang immaterial. Tidak, kita tidak akan membahas bagaimana cara mendaur ulang malaikat ataupun setan untuk kepentingan pribadi kita. Saya akan membahas mengenai kebiasaan manusia yang sangat manusia-sentris. Anda pikir tidak apa-apa menyembelih seekor sapi untuk menjadi makanan anda (saya juga berpikir begitu ngomong-ngomong), sedangkan anda akan menangis tersedu-sedu apabila anda kehilangan orang yang penting bagi anda. Selama ini kita tidak pernah memikirkan perasaan entitas lain selain manusia (ini generalisasi, dan tampaknya orang-orang yang religius memikirkan perasaan tuhannya), dan apabila anda membayangkan diri anda sebagai anak sapi yang ayahnya disembelih di depan mata kepalanya sendiri seharusnya anda sedikit lebih berempati terhadap setiap beef steak baik sekedar sirloin lokal ataupun wagyu grade 9. Sekarang kita paham, betapa manusia menghargai pentingnya hubungan antar sesama manusia sekalipun dia orang super jahat yang ingin menguasai dunia(tidak dapat dipungkiri bahwa dia sangat mem-value yang namanya manusia).

Kembali kepada konsep "Go Green", kita akan coba menggunakan satu-persatu istilah yang sudah disebutkan di depan dalam konteks hubungan antar manusia. Pertama-tama, hubungan manusia tidak ter-quantify, saya rasa konsep reduce jadi tidak relevan dengan topik ini. Hubungan manusia tidak mula-mula ada, apabila kita mengurangi interaksi kita dengan orang lain maka hubungan itu tidak akan bertambah. Satu hal yang menarik dengan hubungan manusia ialah saat kita "menggunakan"nya, secara umum hubungan tersebut makin lama makin besar. Kecuali ada konflik, maka analisis kita cukup berhenti sampai di sana. Berikutnya, reuse. Apakah hubungan antar manusia apabila sudah soak bisa digunakan lagi? Tentu saja bisa, masalah seberapa buruk hubungannya sudah bukan jadi topik dalam pembicaraan ini. Mungkin dua orang pernah berteman untuk sekian lama, lalu bertengkar, lalu mereka berbaikan, lalu mereka berteman lagi, begitu seterusnya. Walaupun tentunya di masing-masing tersimpan catatan akan satu-sama lain yang terus terakumulasi. Hasilnya? Hubungan tidak akan pernah sama. Yang terakhir, tentang recycle. Pada saat relasi sudah tidak bisa digunakan, bisa saja mereka berubah menjadi wujud yang lain. Misalnya, teman sejawat yang berubah menjadi atasan bawahan. Atau sepasang kekasih yang menjadi bukan kekasih. Atau sekedar supir taksi sepanjang perjalanan yang berubah menjadi supir taksi orang lain di perjalanan yang lain. Atau ternyata semua hubungan itu conditional? Setelah dipikir-pikir hubungan antar manusia seperti plastik ya, artificial dan susah di-recycle.

Terinspirasi dari Fake Plastic Trees.

Sabtu, 25 Juni 2011

Tidak Terasa Ya..

Kayaknya sudah memasuki tahun ketiga ngeblog, dan kalau lihat postingan-postingan lama saya rasanya sudah lama sekali. Apa iya dua tahun terasa begitu lama? Kalau begitu sisa 9 tahun saya di Singapura juga lama dong? Kata seorang senior sih bukan masalah berapa lama waktu saya di Singapura. Tetapi bagaimana cara saya mengisi waktu-waktu tersebut. Kalau begitu, dua tahun ini apa saja yang telah saya lakukan?

Tahun 2009
1. Mulai menulis blog sebagai tempat menulis, benar-benar cuma itu.
2. Bisa mengikuti OSN Fisika yang sudah lama saya idam-idamkan sebelumnya.
3. Bisa mengikuti bimbingan belajar paling super dengan instruktur yang lebih super lagi yang bisa dibilang cukup merubah hidup.
4. Mengikuti beberapa kompetisi dengan hasil yang lumayan.
5. Melihat teman-teman yang semakin hari semakin bekerja keras demi mencapai cita-citanya. Seriously, saat kelas XI semester 2 dan seterusnya mereka semua benar-benar bekerja keras.
6. Mengikuti pelatihan nasional tim olimpiade fisika Indonesia, bertemu orang-orang menarik dimana saya belajar banyak dari mereka.
7. Mengalami klimaks-klimaks dari kegiatan berorganisasi saya, baik di MESIS, ROHIS, maupun LKS secara keseluruhan.
8. Mengikuti Idul Adha terakhir saya sebagai siswa SMA Negeri 8 Jakarta. Idul Adha di SMA Negeri 8 Jakarta benar-benar berperan penting bagi saya karena bisa bertemu orang yang sangat menginspirasi.
9. Berbahagia dengan kelulusan senior-senior yang telah berperan banyak selama hidup ber-SMA, saya selalu sentimental dengan yang namanya kelulusan.
10. Di sisi lain juga saya lebih mengakrabkan diri (SKSD) dengan adik kelas yang super menarik.
11. Panggilan tes dari NTU juga menarik deng, tapi kurang bisa dielaborasi :p

Dua ribu sembilan mungkin cukup itu? Kita lanjut dengan 2010, seharusnya lebih banyak cerita menarik di sini.
1. Akhir-akhir kiasu menjelang tes NTU, rasanya luar biasa. Rasanya tidak pernah mengeluarkan usaha dan kerja keras lebih dari itu sebelumnya bersama teman-teman.
2. Penerimaan universitas dan beasiswa, salah satu momen paling mendebarkan jiwa seumur hidup (selain berita kelulusan OSN).
3. Akhir-akhir kelas tiga yang sangat dirindukan, kehidupan sekolah akhir-akhir tampaknya kita baru bisa menghargai apa yang namanya sekolah menengah atas deh.
4. Masih tentang nomer tiga, jadi sangat akrab dengan kelas, sering jalan-jalan, baik itu nonton, karaoke, makan atau apapun juga.
5. Menyelesaikan urusan yang tertunda dari beberapa tahun sebelumnya (kalau anda kenal saya cukup baik harusnya sih tahu), well ternyata sampai sekarang belum selesai. Atau ibaratnya kalau cerita di visual novel alternate ending bagi saya.
6. Bertemu SANGAT banyak teman-teman baru, dan berkumpul dengan teman-teman yang itu-itu saja. Tidak mudah mencari teman akrab yang berbeda kebangsaan dengan kita, bukannya mau eksklusif juga sih.
7. I'tikaf pertama kali, ternyata seru juga.
8. Puasa di luar negeri yang muslimnya minoritas= tidak makan+tidak minum+menahan hawa nafsu lainnya (iyalah ya) - suasana ramadhan. Jadi merasa selama ini makhluk yang lemah, indeed.
9. Paham betul apa arti kiasu, artinya adalah tidak tidur dengan baik demi seonggok GPA (tidak sukses menemukan kata yang lebih baik dari seonggok)
10. GPA pertama!! Kurang memuaskan hasilnya, tapi okelah.
11. Rasanya lebih banyak daripada yang tertulis di atas, tapi saya agak-agak kurang ingat cerita yang menarik.

Kalau dilihat-lihat, secara umum tulisan mengenai flashback kehidupan saya hanya bercerita self pride akan kesuksesan. Kalau anda menaggapinya begitu, boleh saya bilang itu salah besar. Banyak juga hal-hal buruk yang terjadi pada saya, maupun saya lakukan. Kalau di list pastinya lebih banyak daripada kebaikan yang bahkan saya kehabisa ide untuk menuliskannya. Tapi saya juga kurang "sreg" apabila ada orang yang terinspirasi dengan keburukan yang saya tuliskan di dalamnya. Oh, by the way sangat by the way, tulisan saya makin tidak menarik dari hari ke hari. Dan juga makin realistis, rasanya saya yang dulu lebih bombastis. Ngomong-ngomong lagi, saya menemukan post di mana cita-cita saya jadi materials engineer, failure analyst, atau marine biologist. Entah cita-cita mana yang lebih baik.

Untuk tahun 2011, masih ada setengah tahun untuk dijalani. Semoga bisa diisi dengan hal-hal yang lebih baik. "Tunas 2010, tumbuh berkembang, menuju bulan"

Salam cliche, (kalau kata 7icon, "GAK GAK GAK KUAT")

arutaki

Selasa, 21 Juni 2011

Romato

Do you know what it tomato? Yes, in this era of globalization the existence of tomato is a common knowledge, unlike when it was 300 years ago. Tomato is originated from south america, and probably was being spread to the world during the era of Spain and Portuguese colonialism. During that time, crops was a quite huge commodity and thanks to that now we know what tomato is.
Tomato is famous because of several things. Firstly, it's physical appearance is unique. It has a distinctive somewhat-reddish orange color and almost round shape with a nice green cut stem on top of it. Since no other creature resembles the same shape, or at least we do not know, it became famous for it. Secondly, its lacking real identity. What do we say by identity is whether it is a fruit or a vegetable. Since it is produced from a flower, it is supposed to be a fruit but people do not really sees tomatoes as a fruit. Somehow you do not treat them as fruit, e.g : you cook them like they are a veggies, you rarely eat them as it's original form (depends on your culture though), and also you never peel them before you eat. Lastly, it is highly nutritious. It has one of the best antioxidants, especially the cooked one (don't forget vitamin C). Since this is not a story about antioxidants I would not go into very deep into it (to be honest, I am not going into it at all). All I need that, you believe the fact that tomatoes are highly nutritious so that all my three reasons about tomatoes are right. Well, there are actually many more reasons why tomatoes are famous. Regardless of the correctness of the article, tomatoes are indeed famous.

Selasa, 14 Juni 2011

It is Not Easy Dude!

Akhir-akhir ini hidup terasa tidak mudah, well ini memang bukan balada kehidupan siswa taman kanak-kanak (bukan juga balada kera dufan). Masa ya, kemarin malam tidur jam 9 malam, terbangun jam 5 pagi dan berhasil melakukan segala macam hal diantaranya, kegiatan ibadah pagi hari wajib dan sunnah dengan tepat waktu, lari pagi (wow), sarapan di kamar (lebih wow) bahkan sempat-sempatnya push up (ini ga penting). Tiba-tiba jam 8 pagi mengantuk, lalu tidurlah saya sampai jam 9 pagi. Setelah itu merasa bangun pagi tidak ada gunanya (KENAPAAA!!!?)
Paragraf di atas merupakan contoh nyata bahwa hidup ini tidak mudah, contoh lainnya adalah fakta bahwa kerjaan di lab makin hari makin menarik tapi juga makin abstrak. Rasanya ingin mengikutinya dengan baik apa daya nalar tak sampai. Mau tahu yang lebih menarik lagi? Di saat saya sedang berusaha menuntut ilmu, mengejar cita-cita dan rela meninggalkan cinta (kuotasi dari film 3 Doa 3 Cinta yang ditonton hampir 3 tahun lalu), teman-teman seperjuangan saya di NTU yang sedang berlibur dan berdomisili Jakarta-Bandung akan berjalan-jalan bersama ke DuFan *Bukan Dunia Fana*. Kejam bukan? Untunglah saya bukan penikmat theme park sejati, oh bahkan saya tidak pernah menaiki wahana yang bikin jantung terpacu.

Setelah dipikir-pikir, karena saya tidak begitu suka dufan rasanya memang tidak kenapa-kenapa (terus kenapa curhat?). Things are not meant to be taken for granted, they are there to be appreciated. Banyak hal yang bisa dinikmati sebenarnya, kenyataan bahwa kita masih hidup, masih beriman, masih berakal sehat dan lain sebagainya. Kenapa saya protes kalau begitu? Tidak tahu, semua hanya lolongan hati(mungkin terdengar mirip ououo ooo nya ke$ha di lagu Tik Tok). Sampai jumpa dan semoga tetap sehat.

Kamis, 09 Juni 2011

Results

Mungkin kalau ada yang melihat tulisan kemarin lalu menghilang itu saya hapus karena absurdnya maksimum, saya rasa hanya akan menyusahkan pembaca. Ngomong-ngomong, hari ini sudah muncul nilai pelajaran semester kemarin. Rasanya luar biasa. Sebenarnya tidak sebagus itu juga sih, tapi berhubung meningkat secara lumayan signifikan rasanya sangat cukup disyukuri. Results tidak hanya datang dari nilai, pendaftaran asrama juga. Saya mudah-mudahan dapat first round. Ternyata memang terlalu banyak hal untuk disyukuri, inipun baru yang kita sadari.

Berikutnya, akhir-akhir ini sudah lebih santai dalam menyikapi issue-issue yang kurang mengenakkan secara personal. Apakah ini berarti peningkatan level saya sebagai manusia ? *youwish..* Terlalu banyak aspek dari diri sendiri yang rasanya ingin saya improve atau mungkin bahkan repair. Untuk yang satu itu, tunggu saja resultnya. Saya harap, lain kali kita bertemu saya bisa lebih memberikan manfaat kepada pembaca.

Selasa, 31 Mei 2011

Summer is Forever

Tanpa disadari post ini super panjang, beneran.

Tiba-tiba berminat untuk menulis dengan Bahasa Indonesia, kenapa? Pertama, udah merasa cukup banyak menulis dengan bahasa Inggris jadinya bosen dong. Tapi apa daya diri ini tidak bisa menulis dengan bahasa swahili dengan lancar akhirnya harus menyerah dengan Bahasa Indonesia. Alasan kedua adalah karena dalam taraf tertentu sudah merasa level Bahasa Inggris saya mengalami peningkatan (yang ini murni pengakuan sepihak).
Ngomong-ngomong 1.
Saya percaya pilihan kata dan diksi (bedanya apa ya?) yang digunakan seseorang dalam berkomunikasi menentukan kepribadiannya. Misalnya, orang yang suka mengucapkan kata-kata makian dan umpatan secara umum karakteristiknya kasar dan urakan. Kalau hipotesis diatas itu benar, mari kita mengkaji kata-kata apa yang sering kita pakai. Dan hasil analisa saya terhadap diri saya sendiri menunjukkan bahwa kata-kata yang paling sering saya gunakan adalah sebagai berikut : aneh, absurd, ga jelas, abstrak, dan kata-kata lain yang artinya mirip-mirip. Tampaknya itu menjelaskan semuanya deh, mohon maaf apabila banyak membuat anda kesulitan.
Ngomong-ngomong 2.
Ngomong-ngomong kali ini masih agak related dengan ngomong-ngomong di atas. Sesabar-sabarnya orang, sebaik-baiknya orang, selembut-lembutnya orang (emangnya so klin softener -___-) pasti punya saat mereka ingin memaki suatu hal. Pertanyaanya adalah, makian apa yang baisa anda gunakan? Akhir-akhir ini saya berusaha mendeformasi umpatan yang biasa saya gunakan agar menjadi lebih halus. Dimulai dari m*ncr*t, berubah menjadi p*nt*t, dan sekarang berubah lagi menjadi c*b*k. Jadi penasaran nanti berubah jadi apa lagi ya?
Ngomong-ngomong 3.
Mengikuti summer research di Singapura saat seluruh teman-teman pulang ke Indonesia rasanya agak gimana-gimana gitu. Karena memang saya mau jadi researcher, tidak pulang sama sekali selama vacation period saya rasa worth it saja (saya harap begitu). Tapi kalau teman yang ada di sekitar jumlahnya hanya berkurang dan terus berkurang sampai tanggal tertentu rasanya cukup tidak enak juga. Tidak punya banyak pilihan aktivitas, atau setidaknya keberadaan mereka motivasi bagi saya (padahal biasanya ngejunk bareng). Punya supervisor yang tidak 'pushy' rasanya menyenangkan, however kalau ingin jadi lebih kiasu mungkin bukan pilihan yang tepat. Sejauh ini surprisingly menyenangkan rasanya dan saya baru ingat bahwa di negara tropis sepanjang masa ya summer.
Ngomong-ngomong 4.
Pingin melakukan banyak self-development selama summer research ini. Saya harap ada cukup banyak waktu senggang sehingga bisa melakukan cukup hal untuk diri sendiri. Ujung-ujungnya kalau diri sendiri jadi baik orang lain pasti terkena imbasnya. Doakan saja saya sukses untuk yang kali ini, err maksud saya bisa jadi orang yang lebih baik secara cukup signifikan.
Ngomong-ngomong 5.
Lumayan banyak meratapi kehidupan akhir-akhir ini (tidak mau mengakui bahwa diri ini galau). Minggu depan nilai keluar, saya benar-benar penasaran sama nilai PAP119 dan juga PAP112. Kalau 119 karena itu pelajaran menarik yang rasanya sudah cukup berusaha. Kalau 112, karena itu exam terakhir. Nah, dua hari sebelum exam terakhir tiba-tiba teman saya menunjukan sebuah status facebook menarik dari seseorang yang lumayan mind-blowing. Jadi ga fokus deh. Doakan saja dapet yang terbaik (nilai terbaik 5 loh).
Apa ini lebih terasa seperti curhat blog-blog remaja jakarta pada umumnya? Tetep absurd sih rasanya dibandingkan blog-blog curhat informatif. Semoga kalian tetap dalam nikmat iman dan taqwa, sampai jumpa lagi! Oh kelupaan!
Ngomong-ngomong 6.
Paling tanggal 2 Juni nanti ngepost lagi, sedang banyak pikiran soalnya. Merasa tulisan di blog bisa merelieve hati ini (ngaji lebih banyak napa -____-)

Minggu, 29 Mei 2011

Vanishing Point

Have you ever thought that your current life is meaningless? Have you ever thought that what you are doing right now is not important? I really want to share my experience today. I volunteered an event today. Well, the event has good motivation but from my perspective it is kind of useless and ineffective. But you know what is best? When some of the participant actually said that today was her best day in her life. I was really touched, even for something I value nothing she thinks that this is priceless. Well, from the beginning I believe that I could create some benefits but I definitely did not expect it turns out this way.

"O my sons, go and find out about Joseph and his brother and despair not of relief from Allah . Indeed, no one despairs of relief from Allah except the disbelieving people."
Yusuf : 87

I should keep going, regardless of certain events and condition. Being a good enough man is actually not that easy, you should appreciate those kind of person. Cheers.

Senin, 23 Mei 2011

truθ

The title here is the IPA spelling of the word "truth". How do you usually perceive information as a truth? Is it fast? Or do you like to gather a lot information before believing a truth (we call it gossip in our daily life :p)? Some people need to 'witness' something in order to obtain a truth, but there are also people who will simply believe what other people says. How about you?
For me, I usually believe what my relatively close friends said. Quite absurd isn't it (as usual)? It might sounds simple, but to have the term relatively close friends is definitely not easy. Someone whom I consider as a relatively close friend needs to satisfies this criterion :

1. Had a lot interaction in the past (again, not standardized). Whether having long conversation or just a mere heat transfer between our surrounding.
2. Having mutually integrated understanding of personal life and personality with me.
3. Not much difference on frequency, at least we can have a 'beat' frequency. (This is the most absurd one)

By the way, what's with these pointers over some last posts? I guess it seems more visually appealing, what do you think? Ah, forget to mention. Truth will still be "truθ", no matter what happens. You might want to bend truth so that it benefits you more, but you can not tell any lie. Lie does not exist, and talking something does not exist is redundant. I hope the word came from his mouth was something exist, which now I believe as a truth. Oh sorry, do not get so sensitive. I am using he instead of you, so it does means that he does not blog (is this a verb?) unlike you who blog. Well, hope that you keep yourself in your best condition. This is summer vacation isn't it?

Sabtu, 21 Mei 2011

Simply Complex

Hiya readers, how is life? I hope you will answer with something nice. It is always good to see good news from close friend, except news that interfere with my goal. It might sounds so selfish, but the fact that it makes you feel uncomfortable can not be changed except by changing ones expectation. Well, I am having some kind of issue these days. But my dad said that if you feel uncomfortable with something, the real problem is not from the thing itself. The real problem is in you, oops i mean in me. It is definitely hard to have some self evaluation, but you still need to do it if you want your life gets better indeed.
By the way, this is my shortest holiday ever. I only have a week to spend in my comfort zone, however people said that getting out from comfort zone is good for self development. Then I suppose that this is good. I only have 4 days to be able to meet my mom physically during this holiday, she went to Vietnam on Wednesday for work. Then my brother also went for work on Thursday, so you could imagine what kind of holiday I am having right now. Family is of course the best part of holiday, they are truly people who makes you fell comfortable the most (at least for me). There are also some interesting things in holiday other than family, let me list down them :

1 Extended Family
When I mentioned family, it means my nuclear family. But the one I mentioned here also include grandma, uncle, auntie, and cousins. It is so fun to just talk and giggle with them, since I have not meet them for a pretty long time (I do not add them on social network, and social network ruins the fun with those whom you add).

2 Juniors
I met my high school juniors at school. And guess what, they have just received university acceptance letter. Congratulations to those who got their dream university. Wish all the best for those who are still struggling for university.

3 Friends
I suddenly lost my mood on writing this part, this one is.. I do not know, feels to complicated to write something understandable. Overall, I am happy but there are some awkward things and moment. Wish they will be on their best shape as always.

I rarely proofread my writing, and most of the times my writing seems to be really weird I don't even understand. How about this one? Hope that this will be nice, enjoy your holiday!

Kamis, 12 Mei 2011

Hontou ni

Hi everyone, I only got one exam left which is tomorrow and I do not feel like preparing it really well because I do not know how. I think I am going to make a legal cheat sheet (please do not think that I am a cheater), it suppose to be the most effective way to study all the chapters. If my life would be described as a normalized finite length wave function, I think right now is approximately about where the probability density comes to near zero. What does it mean? I do not know it either. It feels like molding a clay together for couple of years without even trying to make it a china. What am I blabbering about? Whatever, wish me for my remaining exam.

Sincerely

Jumat, 06 Mei 2011

Greetings Human

I suppose that will be the first word all alien would say when they reach our atmosphere. There is nothing actually, I just want to greet fellow blogger who still keep writing in their own lonely blog. Well, some recent update might be interesting so I will try writing it in an interesting way.

1. My birthday

Happy birthday to me! I am not really happy though, because I do not really celebrate birthday. So nothing was really special. But the most fun about birthday is receiving greetings from everything you love. Yep, I mention everything instead of everyone. Because things that makes you happy not only come from other person, but also the situation and everything. I am grateful that I still have friends who would wanted to spend his time for buying me cake even if it was on exam period. Also so much gratitude to my family, I think any word or anything I could give will not be enough to 'pay' all their effort to make me the best person I can be. Thank you everyone!!

2. Exam

Today is my first out of five exam. It still approximately 3 hours from now, and I did not feel any anxiety right before I write this sentence, unfortunately now I feel it. I suppose my grade this semester would be better than the last semester since I am more familiar with the subject. I think I have done all my best to prepare for the exam, but then my friend have done all their 'bestest' to prepare. Right now I have no comment about that, let God's 'hand' decide. Human being can only do their best.

Hey, is this post feels more blog-ish than another post on this schrodinger's cat? Anyway, merry exam for those who celebrate . Wish everyone do and get their best result! Cheers.

Selasa, 26 April 2011

My Oldself

Hi everyone, I will be having exam soon. My first paper is just only 10 days left and I am so not ready comparing the previous semester. Last semester, I did my study very well. I went to bench every night up until 01:00 am, did my tutorial weekly, attended most of the lectures and tutorials, etc. However, my grades were not good enough. I wonder if I put some (a lot actually) 'adrenaline' around this exam period (which I did not feel any last semester) my grades will be better? Hope so, I expect a significant improvement of my grade this semester.

By the way, I want to start doing routine tahajjud again. Yep, like what I did back in junior high school. Back then, I slept around 08:00 pm every night and woke up around 04:00 am every morning. Then I will do tahajjud and study afterwards until approximately 05:30 or 05:45. Now, look at my condition. I slept after midnight, due to ineffective studying in those bench. Then I will try my best to wake up at six but sometimes I can even wake up at seven. And you do know what it means right? I missed shubuh prayer on time. And it is not just once (but can not considered often of course). I think the junior high school me will be shamed to have a future just like me now. I was focussed, somewhat spiritual, determined, and so on. But I don't think it is late to fix me. Have you tried fixing yourself? How was that, was it hard? I guess so.

Do you think this post is very 'me' oriented? Whatever, I am writing for myself though. See you in a better condition for both of us!

Rabu, 20 April 2011

Exhaust Fan

Do you know why do they are called exhaust fan? I do not know, but I am simply exhausted now. That's it. I heard that prayer is the strength of believers, I guess that might work if I do not guess so then it is not my strength. Anyway, I am exhausted as I mentioned 3 sentences earlier.

Cheers

Kamis, 14 April 2011

I am pretty sure that I have not posted anything for pretty long time. Well, I have just had a bad case of diarrhea last week. Yep, the whole week. Let me share you something then :


I hope it helps (WHY!?). Anyway, life has been not as busy as before. It is because I planned so. Let me ask you something, at what time the latest class do you have? Mine is until seven pm. But since some holiday, they need to extend it up to 7:30. I do not think that normal university student would have class that 'late'. Then imagine at what time I could go back to my room, still studying and doing some assignments. Do not forget that I also joined a lot of CCA (that is my problem though). I think I really need some spiritual and academic refreshment, anyhow as long it increases my taqwa and GPA. See ya then.

Rabu, 23 Maret 2011

Quantum

First of all, I want to say sorry for acting like geek person by writing the header of the blog in such way. And now, I have learned the very glimpse of quantum mechanics which contain schrodinger equation. I suddenly realized that I know nothing yet I posted such words. By the way, I found something interesting while learning quantum mechanics. Some people proposed that space-time are discrete, and your life is actually sum of your action in every particular quanta of space-time. So there is no way for any second in your life does not important, they are however part of your life.

The problem is, how you created your space-time? Is it by filling them with bad things? Or you make every part of your life fruitful and beneficial? For me, I have not even lived for 18 years. But I think I made too many regrettable action. One is because not doing something, the other is because doing something else. I hope this writing can fill my space-time in a good manner, that won't give me any problem in judgement day. Well, I feel so miserable right now with some quizzes and assignment to be done soon. So, what's next?

Jumat, 11 Maret 2011

(Not So) Quick Update

Dear readers,

It has been ages since I left this blog untouched. Okay, it might not be ages but long enough for me. Writing has been pretty much interesting and I also have a lot of thing I want to write. Unfortunately, I am not someone who is good at communicating my thought to others and thus I do not have as much time as couple of weeks ago.

Am I busy? I think so. Right now I have three commitments of subcommittee and two commitments as main committee and I guess there are still some others which I put less priority or I forget now. I thought making myself busy will prevent me from doing unnecessary things, but unnecessary things keep coming to you regardless your free time. Hope that my time be more productive. After taking course of mastering communication, I realized that this writing is so 'me' oriented. Not readers oriented. This is my personal blog though, but making something more global and enjoyable is much better I guess.

I have just started one of my most interesting career in my university life, but I feel it will end soon, very soon. Time goes faster if you quantized them, and we do quantizing time here at NTU. Life is divided by 13 weeks + one recess week and approximately three weeks of exam periods makes it seems shorter. I am still on the move of chasing images of two people who inspire me a lot. But I realize, I need to make my own path. Yep, myself. They are just image anyway, having my true identity would be nice in order to survive in this world and for the hereafter. Furthermore, having advice from senior who knows you pretty well is always interesting. She said that I need to have my own 'charisma' and she said something about 'be more manly'. I guess people does not consider me a 'man', still a young 'boy'.

Hmm, being 'galau' and 'labil' (check for Indonesian urban dictionary) does not bring anyone anywhere. However, I do not consider this as 'galau' and 'labil'. Just some splash of my thought. Happy anniversary everyone, for having great life which is unique and interesting in different way. I guess I should stop now, my dad does not really like my habits of waking up too late.

Cheers,

arutaki with some melancholy

Sabtu, 26 Februari 2011

ulalalala wolululu~

SUPER LAMA TIDAK MENGEPOST!!
mungkin karena (sok) sibuk, mungkin looh..

Jumat, 04 Februari 2011

Moving Forward

I am moving forward, not really sure where. Insya Allah I won't lost, even though I am losing. His guidance, will bring me to somewhere better. Where I can give and get more benefits. At least I am not alone in this world. There will be people who will help me with their own way :
Shirothol Mustaqim - Tumbuh berkembang, menuju bulan

Senin, 31 Januari 2011

Destroyed

This week was pretty much a nuisance. It is not that I am not being grateful about what I get, but it is really harsh. Did I mentioned that my grade was just 'okay'? I guess I mentioned a couple post before, anyway that was not a good start for my life in this semester. That means I should do more effort to get my grade better for at least this year. Besides that, I am going to held an event which is tomorrow. Yep, tomorrow means first of February 2011. About the progress of the event, not quite enough. And what is worse is the fact that it would be held tomorrow. I am now still cutting those papers and hope that some fairy will help me doing all the works. You know, there was an old tale similar about what I hoped. The papercraft are just not independent enough to stand by its own will. It definitely need a kind-hearted human to make them live, unfortunately I am not 'geppetto' kind of person who would willing all his heart just to make a doll.

By the way, do you understand what I mean by the title? It is me, I am being destroyed and soon will crumble. Not sure whether good or bad. I might not be a good writer, but those series of events I mentioned above is some of the reason that I end up being destroyed. Just want to blabber around, I think the reason that effect my state-of-life lately is about the meeting. Meeting, oh shoot I lost my focus on what I want to write. Just remember something, promise must be kept but you should not angry if someone broke the promise because it is not your area of control anymore. Keep calm, may Allah bless you.

Selasa, 18 Januari 2011

Promise Must Be Kept

Well, I promised you something. But inspiration is hard to find anywhere these days, or it might be just me? Be patient, I will write something interesting.

This is What I promised

Sorry if you consider me a lier, if you think this post sucks then it is. After having some bad days with GPA, LimeLight, and of course Carica, finally today was pretty much good. Watching movies with friends, having sushi, having frozen yogurt, and family dinner was awesome. It is truly awesome. Szechuan food with no pork and no lard taste better much than I expected, though I only expect its taste from reading a not so great manga called "Cooking Master Boy". After all, GPA is not everything. There is no need to be down even for a second, there are much more things to appreciate in this world. Do you believe it? I do. There still be 7 semester to repair my not-that-bad CGPA. Furthermore, I do not know what's best for me but Allah knows. Ah, Forgot to mention, these are all just process. For what? I hope for Jannah, the so called and promised heaven for those who have been faithful and fear only to Allah. Let's see what can I do every second I have after this, I wish for something beneficial. The way I write this post is just so messy, I do not expect you to understand though. Cheers, have a great life.

p.s: I end the night with a very good chat, at least for my feeling . But I guess it will not be a good start for tomorrow.

Senin, 17 Januari 2011

Definitely Not My Last Will

I promise that I will write a good post after I got my exam result, whatever the result is. Actually, I am kind of bored because of waiting too long for the exam result. You don't get the feeling of waiting anymore. A little bit numb, but of course with some hope. Some people associates exam with death. Why is that so? As I mentioned earlier on a couple post ago, human being is in a big exam so-called life created by Allah. The other thing is the fact that many student studied in an almost dying like condition, well it is just an analogy but somewhat true. Even if i am destroyed, I can not be defeated (quotes from the old man and the sea from a lot of post ago with enormous amount of modification, by the way I really love the book). I will keep writing, so keep reading.

Rabu, 12 Januari 2011

Writing Should be Enlightening

My first writing in this new year according to Gregorian calendar. Well I do not really celebrate new year, actually I really do not, but it is always fun to change your calendar and planning what you are going to do for this coming year. For myself, I want to read more, write more, speak more, work more and chat less. Why read, write, speak and work? Essentially, everything considered as NOT fooling around is just a combination of things that I want to do more this year. The reason I put more things to do more than things to do less even though we know that a year consist only 365 and a quarter days is because of chatting takes much more portion of my life than the other four, and indeed it makes me really not productive.

Another thing is, since tumblr is getting more and more popular, people lost their feeling about blogs. Yep, writing people's thought is much simpler using tumblr. These days, people consider blogs more about a place for a more 'proper' writing not just as media to tell your feeling. Isn't it interesting? I think so. Lately, many famous blogger (more specifically Indonesian) do not put their brain on their writing. They just bluff around telling their feeling with a cheesy manner just to make them famous. You know, you can be fun and smart in the same time, not sacrificing one or another. A late 80's Indonesian writer named Hilman (one of my favorite novel writer) made many great teenage novels (definitely unlike twilight). Written in a fun yet adequate manner of writing like what a good literature should be.

My conclusion is, keep writing. I mean, keep writing properly. People would always like to read a good writing neatly written. I guess I am running out of idea right now, then I could right no more. Anyway, I am waiting for my GPA result to come. Hope it will be a satisfaction for my pretty high standard. Well, Allah knows better than me. Cheers!!