Senin, 31 Agustus 2009

This Time, I Will Write Something in English

Haha, sebenarnya bukan karena ingin menulis dalam bahasa inggris, tapi karena kali ini saya ingin menulis a la blog pada umumnya, yaitu curhat, agar tidak mengurangi keformalan yang dikomentari teman saya pada blog ini saya tulis dalam bahasa inggris. Jadi intinya tentang pengalaman pembinaan OSN saya yang kemarin pada bulan juli.

Okay, the dikdasmen dki held a training camp for all participants of national science olympiad last july, located in grand tropic hotel. DKI sent 15 students for the national science olympiad of physics. Luckily, those 15 are mostly students i have known before, not so close but at least i know who my friend was. The only students i don't know were from sman 39 and from smak 1. Ah by the way, i have lost my passion to write in english, so just wait until my english writing part II.

Saya sangat bersyukur, blog saya hampir tidak ada yang membaca, jadinya tidak akan begitu banyak tuntutan masyarakat..

Minggu, 23 Agustus 2009

Menarik kan?

Seperti biasa, banyak semacam pertanyaan-pertanyaan berantai yang bisa dijawab sendiri yang sering beredar di facebook maupun di blog. Kali ini tentang tipe pria/wanita idaman anda, ada satu pertanyaan yang saya kira unik. Silakan lihat di bawah :

30. Singer or dancer?

Apakah menurut anda menarik? Menurut saya sih menarik sekali.

Senin, 10 Agustus 2009

Iya kan?

Hampir sebulan saya tidak posting apa-apa,

Apakah kalian setuju, bahwa saya ada untuk manusia setelah saya, dan orang lain ada untuk saya, dan ada orang lain lagi yang ada untuk si orang lain itu, dan seterusnya. Kalau iya, saya harap anda setuju, bahwa salah satu tujuan diciptakannya manusia itu (tentu saja selain beribadah kepada eksistensi yang kita kenal dengan Tuhan, walaupun saya memilih untuk menyebut eksistensi itu dengan sebutan Allah SWT) adalah untuk menghubungkan masa depan yang sangat jauh, dengan masa lalu yang sangat jauh.

Pulang dari OSN dan Alhamdulillah saya mendapat medali perunggu, saya belajar banyak tentang itu. Saya sempat berpikir bahwa apa gunanya saya belajar keras apabila saya tidak mendapat medali dan tidak berkesempatan melaju ke tingkat internasional. Tiba-tiba salah seorang instruktur berkata, "Apa salahnya, setidaknya yang kita pelajari kan berguna untuk masa depan". Saya terhenyak, selama ini saya belajar agar bisa lolos di olimpiade, dapat nilai bagus di sekolah, mempersiapkan diri untuk ujian masuk universitas dan segala hal-hal lainnya. Tapi bukankah ada alasan yang lebih mulia, seperti "Belajar untuk masa depan"? Saya rasa itu saja, semakin saya belajar, semakin banyak juga ilmu untuk dipelajari di dunia ini. Saya rasa iya, iya kan?