Minggu, 29 April 2012

Angel Beats!

Setelah sekian abad (tentu saja berlebihan) tidak menamatkan satu seri anime, akhirnya saya berhasil untuk menamatkan satu. Dulu, nonton Busou Renkin cuma 18 episode karena dvd nya memang baru keluar seperti itu, lalu Kanon (2006) 10 episode, Heroic Age 7 episode, dan terakhir darker than black 7 episode. Eh, pernah juga saat masih freshie berusaha menonton Rozen Maiden 8 episode kayaknya, atau 6? Pretty much otaku? Probably, mungkin bagi kalangan teman-teman "standar" saya iya tapi tidak bagi teman-teman tidak "standar". Dan akhirnya, di exam period kali ini saya sukses mencapai dua accomplishment, menamatkan main Super Mario World dan menonton Angel Beats Sampai Tamat. Pesan moralnya?

Ya, dari bermain Super Mario World (via VisualBoyAdvance) saya belajar untuk memfungsikan save state sebaik-baiknya. Mungkin kesannya tidak penting, tapi esensinya adalah untuk menge-save setiap progress yang kita dapat. Ga deng, terdengar serius tapi lebih untuk mencari excuse. Tapi kalau sudah mulai main game sekali saat exam period harus ditamatkan, agar nantinya tidak ada alasan untuk procrastinate lebih lanjut. Satu quote berharga dari Mario.

(image courtesy from inintendo.net)
"What doesn't kill you, makes you smaller"
-Mario-

Lanjut deh, berikutnya Angel Beats. Terlalu spoiler kalau diceritakan secara lengkap, tapi mungkin ringkasnya bahwa bagi remaja (youth maksudnya) yang meninggal dengan penyesalan dalam hidupnya akan dibawa ke sebuah alam yang berbentuk seperti sekolah (ya, sekolah normal) untuk mereka menemukan kebahagiaannya masing-masing sampai penyesalannya terpuaskan. Saya seorang muslim, jadi tentu saja konsep kehidupan setelah mati yang saya percayai tidak seperti itu. However, seandainya dunia after life seperti yang dibayangkan oleh Angel Beats! pertanyaannya adalah apakah kita akan terbawa ke dunia itu apabila kita meninggal sekarang? Saya rasa hidup manusia yang terbaik adalah yang dijalani tanpa penyesalan (ini murni jawaban duniawi saya), karena after life yang saya percaya tidak necessarily senyaman dan sedamai yang Angel Beats! ceritakan. Sekalipun after life a la Angel Beats! terjadi, tetap saja kayaknya menyakitkan (walau membahagiakan) utnuk hidup di dunia semi eternal untuk mencari kebahagiaan. Intinya apabila anda orang yang agak anti anime tapi punya waktu untuk nonton american TV Series, ***** you (isi dengan kata umpatan yang anda rasa paling pantas)! Banyak entertainment dan juga value yang bisa diambil, kenapa kalian meremehkan anime dan manga awuakuawkauwk (ini cuma bercanda, yang penting ditonton).
(image courtesy from wikipedia.org)
"That's right. Our weakness is that we're stupid"
-Yuri-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar